Di surga tidak ada yang namanya batas waktu, juga tidak ada pergantian siang dan malam sebagaimana yang terdapat di dunia. Oleh karena itu, penghuni surga tidak tidur . Ini adalah hal ghaib yang tidak ada refrensinya kecuali dari al-qur'an dan al-hadist. Suatu ketika rasullah shallallahu alaihi wa sallam di tanya oleh sahabatnya, "apakah para penghuni surga tidur ? " beliau menjawab, "Tidur adalah saudaranya kematian, sedangkan di surga tidak ada kematian."
Tatkala kita mengetahui bahwa penghuni surga tidak tidur, tentunya dalam benak kita segera terbesit kesimpulan bahwa allah azza wa jalla tidak tidur. Selanjutnya jika ada salah satu mahluk ciptaannya tidak tidur, tentu allah lebih utama dari mahluk ciptaan-Nya karena dia tidak mengantuk dan juga tidak tidur. Dia tidak pernah tidur dan tidak pantas tidur.
Allah swt telah berfirman mengenai dirinya, "Bahwa (Dia) tidak mengantuk dan tidak tidur."
Diriwayatkan pula oleh imam muslim bahwa rasullah saw bersabda, "Sungguh allah azza wa jalla tiduk tidur dan tidak sepatutnya tidur." Artinya mustahil allah tidur.
Sumber : buku berjudul "Misteri Tidur"